Rabu, 29 Februari 2012

Selasa, 28 Februari 2012

Jumat, 24 Februari 2012

>:-(

 Saya tidak tau harus mulai darimana. Yang jelas saya membencinya. Bergaya sok, lebay, dan sok cool.
Dia hanya bisa melarang orang, dan mengata-ngatai orang itu sesuka hatinya. Bodoh sekali, Hey! Should i rent somebody to teach you how to be polite, Huh?

  Dia Mungkin harus memakai kacamata PLUS (+). Karena semut yang berada di seberang lautan dia lihat. Tapi, GAJAH YANG BENAR-BENAR DI DEPAN MATANYA TIDAK BISA DILIHAT OLEHNYA. maumu apa, huh? Mungkin karena dia terlalu sayang sama gajahnya itu, makanya dia tidak bisa memarahinya. Padahal gajahnya itu sudah buat kesalahan LEBIH HANCUR dari orang yang dikomentarinya. yaya, Cinta telah membutakan hatinya. Ia tidak bisa melihat lagi, melihat yang mana yang baik dan yang mana yang buruk,. Dia telah diperbudak. Entahlah, Pastinya saya membencinya!
Share:

Asa.

  Aku berkecamuk dalam asa.
Lalu kucoba untuk membangun diriku—yang hilang asa. Aku terus mencoba untuk merajut kembali  untaian demi untaian benang kehidupanku. walaupun sesekali ia putus. Lagi kucoba mengumpulkan serpihan-serpihan jiwaku agar tetap utuh. Kucoba agar ia tidak lagi berkecamuk.Lagi tak bisa, Aku terlanjur larut dalam kesedihan.
Share:

Mozaik Senja

Bola mata sang surya kian redup.
Hendak merindukan mimpi surgawi indahnya di peraduan.
Barisan kawanan ababil membentuk formasi lukisan kaligrafi terindah.
Desah nafas lazuardi menorehkan kesucian di atas kanvas waktu yang kian usang.
Riak gelombang memecah sunyi bibir pantai, seolah ingin mengabarkan cerita duka si buih yang terlunta-lunta di atas asin tubuhnya.
Para mulut kerdil lari dari kutukan rajanya, disinari oleh gincu merah delima dari kerajaan langit ufuk barat

Di antara deru mesin kendaraan dan tanah yang mulai gelap
Apa yang dilakukan oleh kaki-kaki lemah di sudut-sudut trotoar
Wajah-wajah penuh keringat peluh di persimpangan jalan dan nyanyian sumbang dari anak-anak jalanan kepada pengiba yang tak kunjung menghadiahkannya kepingan emas

Di antara senandung shalawat yang mengetuk tiap relung hati
Suara ajakan tulus dari aliran air yang melewati bebatuan
Pesan mulia dari angin yang menggugurkan dedaunan dan mematahkan ranting-ranting kering
Berapa banyakkah tubuh-tubuh kekar berlindung dari terpaan lembut gerimis ?

Bagaimana cerita para pekerja yang sementara melepas penat
Pasangan muda-mudi yang sedang asyik dengan hidangan ala restonya
Kepulan asap pabrik yang kian pekat, dan gemuruh bising kendaraan lalu lalang di antara kesyahduan sang muadzin yang mengajak ke singgasana arsyi

Senjaku kini tak bermakna.. ?
Biarlah sisa waktu yang memberi makna
Pada rembulan yang tersenyum sebagian.

Akhlis M. Lasila (Akhlis.Ikhlas)
SMP Al-Azhar Palu - Sulawesi Tengah.

*
Sebuah goresan pena dari pak Akhlis :0 INDAH, Terlalu Indah. Subhanallah :')
Share:

Kamis, 23 Februari 2012

The result of our new generation^^

Palu.Rabu.22.02.2012^^

  Well, it was the date of the result of the new generation of ours! Alhamdulillah :') Wish them could be better than us, Be the best for Al-Azhar ya**
   Ternyata penjagaan di STAIN itu ngga sia-sia ^^. you're the best^^

Adit.Aqhsal.Audry.Lita.Mishfah.Pute.Yoga.Winda          
Iin.Nada.Rani.Suri.Asma.Dea.
*Lia. Kk nono.
Share:

H.O.P.E

Aku pernah menggantungkan harapanku ditempat yang sangat tinggi dan ternyata aku tak mampu menggapainya. Harapan itu justru jatuh dan hancur tak bersisa, satu-satunya bekas yang ditinggalkan hanyalah rasa sakit dihatiku. Lalu, kugantungkan harapanku ditempat yang jauh lebih rendah, ditempat yang mampu kugapai. Namun aneh, seharusnya aku bisa menggapainya. Tapi saat kubuka tanganku, tidak ada apapun di sana—kosong.
Share:

It's better :'(

Jika seandainya aku memberikan harapan yang begitu besar padanya dengan menyumpalkan sejuta harapan-harapan kosong yang pada akhirnya justu hanya akan menghancurkan dirinya, akan lebih baik jika sejak awal harapannya telah hancur sedikit demi sedikit hingga pada saat kenyataan menghampirinya, tak akan ada begitu banyak harapan yang bisa dihancurkan lagi.”
Share: